Puisi – Lembayung Sunyi

Pernahkah kau beri aku pelukan?
Di lereng-lereng Birah Panyang yang aku tak ingin kembali
Pernahkah?
Atau kecupanmu membakar matahari
Senja Ujung Nunang yang gerah

Layuni kau tahu
Sesuatu itu adalah rasa sakit
Dan rasa sakit itulah yang kau temukan
Akut dalam penyesalan

Tentang Laut Tawar
Atau rahasia-rahasiamu yang lain
Pelan-pelan bakal hancur
Berdebu!
Mengalir ke pesisir

Bertahun-tahun lalu
Kini aku tak percaya masih bisa berdiri
Dipuncak tangga terakhir Buntul Kubu
Lagi

Layuni?!
Semoga saja kau sadari
Aku remuk!
Diatas kekejamanku

 

Windi D

92

Posted on 2 September 2013, in Pernik, Puisi, Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: