Puisi – Dengarkan Saja (Atau Diam)

Aku tertawa sinis dalam hati
Ketika seseorang berkata dengan kesungguhannya
Jangan terlalu cinta, bila tak ingin benci
Ada-ada saja, batinku seraya berlalu

Lalu aku menyusuri lautan manusia
Mendengar seseorang bicara pada temannya
Jangan terlalu benci, bila tak ingin cinta
Aku malah kembali tertawa sinis, bukan dalam hati lagi

Tapi ketika aku menyusuri kehidupan dan cinta itu
Aku terkesiap sadar
Merasa mengerti sekaligus tersindir
Dan aku tersenyum…..malu…..

 

Yusdi Darma

12

Posted on 8 Juni 2013, in Pernik, Puisi, Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: